Cari Blog Ini

Breaking News

Kapolres Soppeng Dinilai "Tembok Tebal", Komunikasi Cederai Transparansi



‎ZNEWS Soppeng-Sinergitas antara jajaran Kepolisian dengan insan pers kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, akses komunikasi dan sulitnya memperoleh konfirmasi terkait informasi publik dari Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana.
‎Pemilik media Newspost, Haerul, secara terbuka mengkritik pola komunikasi yang diterapkan oleh Kapolres Soppeng saat ini.
‎Dia menilai sikap tertutup tersebut menjadi hambatan serius bagi media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di wilayah hukum Soppeng.
‎"Komunikasi yang tersumbat ini menghambat kami dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta menyajikan informasi yang berimbang kepada masyarakat," ujar Haerul saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6).
‎​Menurutnya, upaya untuk mendapatkan klarifikasi atas isu-isu yang berkembang di lapangan sering kali menemui jalan buntu. Baik melalui pertemuan langsung maupun permintaan konfirmasi via pesan singkat, respons yang diterima dinilai tidak memadai, bahkan sering kali diabaikan.
‎​Kendati demikian, ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukanlah sekadar pilihan, melainkan mandat hukum yang bersifat mengikat. Ia merujuk pada dua hukum utama, yakni ​Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan ​Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
‎​"Sorotan ini diharapkan menjadi catatan bagi pihak kepolisian untuk segera berbenah dan meningkatkan sinergitas. Transparansi informasi sangat krusial dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di Kabupaten Soppeng," tegasnya.
‎​Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Polres Soppeng belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan terkait keluhan tersebut.
‎Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan guna mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian terkait kendala komunikasi yang dikeluhkan.

0 Komentar

© Copyright 2022 - ZNEWS