Cari Blog Ini

Breaking News

Rakyat Tak Butuh Narasi, Basmi 'Perampok Gas' Sekarang



‎ZNEWS Soppeng-Kabupaten Soppeng sedang dalam kondisi darurat. Rakyat kini tidak hanya dipaksa "berdarah-darah" untuk mendapatkan gas subsidi 3 kg, tetapi juga menjadi sasaran perampokan ekonomi oleh para mafia yang dibiarkan melenggang bebas oleh penguasa.
‎​
‎​Sangat jelas terjadi "permainan kotor" yang sistematis: pangkalan resmi kompak memasang papan "kosong", namun di tingkat pengecer, stok justru melimpah dengan harga selangit, Rp25.000 per tabung. 
‎Fakta lapangan ini adalah tamparan keras bagi Dinas PPK dan UKM Kabupaten Soppeng dan DPRD Soppeng. 
‎Pertanyaannya, mengapa instansi terkait cemen? Apakah mereka memang tidak mampu bekerja, atau justru sengaja "main mata" dengan para spekulan nakal ini?. 
‎Dinas PPK dan UKM, dan ​DPRD Soppeng dinilai telah kehilangan marwahnya sebagai lembaga pengawas. Rapat-rapat formal yang selama ini digembar-gemborkan hanyalah teater basi yang nihil hasil. 
‎Saat rakyat menjerit, mereka justru nyaman bersandar di kursi empuk, membiarkan rakyat diperas habis-habisan. 
‎Sikap pasif dan lamban ini bukan sekadar ketidaktahuan, melainkan bentuk pengkhianatan nyata terhadap rakyat. 
‎​Sahar, perwakilan warga, dengan murka menegaskan bahwa kesabaran masyarakat sudah mencapai batasnya.
‎​​"Permainan kotor siapa ini? DPRD dan pemerintah jangan diam saja melihat rakyat diperas!.Kalian digaji bukan untuk menonton penderitaan kami dari balik meja rapat!" kecam Sahar, Minggu (12/7/2026).
‎​
‎​Rakyat Soppeng sudah muak dengan narasi pembelaan diri yang diucapkan oleh para pejabat. Tidak ada lagi ruang untuk alasan teknis. Hari ini, masyarakat menuntut satu hal yaitu "Tindakan".

0 Komentar

© Copyright 2022 - ZNEWS