Cari Blog Ini

Breaking News

Pendataan Bansos di Desa Baringeng: Yang Kaya Dapat, Yang Miskin Diabaikan



ZNEWS Soppeng-Pengelolaan Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, benar-benar menampar rasa keadilan. 
‎
‎Alih-alih meringankan beban masyarakat bawah, program perlindungan sosial dari negara ini justru diduga kuat menjadi komoditas bagi-bagi jatah bagi kerabat dan golongan mampu.
‎
‎​Fakta di lapangan menunjukkan ironi yang biadab. Warga miskin ekstrem yang  berjuang setengah mati untuk sekadar bertahan hidup harus gigit jari karena namanya dibuang dari daftar. 
‎
‎Sebaliknya, warga yang secara ekonomi mapan dan tercatat sebagai pemilik beberapa bidang lahan produktif justru melenggang mulus menikmati kucuran dana bansos.
‎
‎​Praktik culas ini diduga lahir dari sistem pendataan yang tertutup dan sarat nepotisme. Alih-alih merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang objektif, oknum aparat desa disinyalir menggunakan "sistem pendekatan" alias kedekatan personal untuk meloloskan orang-orang terdekatnya.
‎
‎​"Ini sudah keterlaluan dan orang yang punya beberapa bidang lahan sawah dan kebun luas malah rutin dapat bansos," cetus seorang warga, Rabu (9/9).
‎
​Kondisi ini membuktikan bahwa pengawasan di tingkat desa lumpuh total. 
‎Program yang digelontorkan untuk mengentaskan kemiskinan justru dibajak demi memuaskan perut golongan tertentu, sementara penderitaan rakyat kecil dijadikan tontonan.
‎
‎​Dinas Sosial Kabupaten Soppeng bersama aparat penegak hukum (APH) didesak untuk segera turun gunung melakukan investigasi terbuka, mengaudit ulang seluruh data penerima, dan mencoret nama-nama pemegang lahan yang memalak hak rakyat miskin.
‎
​Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Baringeng belum memberikan klarifikasi resmi atau tanggapan atas karut-marut pendataan bansos yang kian memicu kemarahan warga tersebut.

0 Komentar

© Copyright 2022 - ZNEWS